Senin, 28 November 2016

5 Strategi Membangun Bisnis Online

5 Strategi Membangun Bisnis Online



Perkembangan teknologi memberikan kemudahan-kemudahan di segala aspek, termasuk dalam dunia bisnis. Jika dulu berbisnis harus memiliki gerai atau toko, kini hanya dengan membangun 'toko' di internet Anda sudah dapat melakukan transaksi jual-beli.

Untuk membangun bisnin online atau online store ada strategi khusus agar customer mau membrowsing produk-produk yang dijual. Berikut tipsnya seperti dikutip dari situs Wolipop.

1. URL Harus Jelas
Situs Network Solution menjelaskan, URL atau alamat website harus jelas dan mudah dibaca. Alamat online Anda merupakan elemen penting dalam pemasaran dan branding, sebagai contoh xyzshoes.com. Ini cukup menjelaskan bisnis Anda dibidang sepatu.

2. Transaksi Terjamin Aman
Set up merchant account sehingga toko online Anda aman saat memproses kartu kredit dan transaksi lainnya. Pastikan account merchant Anda setidaknya dapat menerima kartu kredit berlabel Visa, Master Card dan pembayaran Paypal, serta menerima pembayaran bank lainnya.

3. Membuat Online Store yang Menarik dan Mudah Diakses
Agar toko online Anda menarik, sebaiknya Anda bekerjasama dengan profesional web designer. Selain menarik, website Anda juga harus mudah dinavigasi oleh para customer.

4. Gambar Produk Harus Jelas
Ketika orang berbelanja online, mereka tentu ingin mengetahui segala sesuatu tentang produk yang mereka beli. Layaknya berbelanja di toko, customer ingin tahu kualitas produk. Situs BerganBlue menjelaskan, sangat penting jika gambar produk jelas dan detail. Kualitas foto sangat ditentukan di sini. Selain itu, upload beberapa foto dan ambil dari sudut-sudut yang berbeda.

5. Diskon
Untuk menarik customer, berikan penawaran-penawaran menarik, seperti memberikan diskon. Beritahu jika online store Anda sedang memeberikan diskon melalui e-newsletter, Twitter dan Facebook sebagai media promosi. (sumber)


Baca Tips Bisnis Online Lainnya

Jumat, 25 November 2016

6 Kiat Kembangkan Inovasi Dalam Bisnis Digital

6 Kiat Kembangkan Inovasi Dalam Bisnis Digital



Bisnis digital mulai dilirik pengusaha-pengusaha Indonesia terutama yang berusia muda. Namun menjamurnya perusahaan-perusahaan baru di bisnis digital bisa terjadi karena dua faktor: sekadar ikut-ikutan karena melihat kesuksesan orang lain, atau karena sudah lama memiliki mimpi mendirikan perusahaan digital namun lebih termotivasi setelah bisnis digital berkembang seperti saat ini.

Mendirikan dan mengambangkan industri digital tak lepas dari unsur kreatif. Dalam dunia digital, kreatifitas membutuhkan inovasi yang terus menerus agar perusahaan dapat bertahan di tengah ketatnya persaingan. Tanpa inovasi, perusahaan digital akan mudah ditinggalkan karena menimbulkan kebosanan bagi para penggunanya.

Mike Orgill dari Google Singapura berbagi tips mengembangkan inovasi di bisnis digital pada Pekan Produk Industri Kreatif (PPKI) 2011 di Cendrawasih Room Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (6/7/2011). Country Lead, Public Policy dan Government Affairs Google untuk Asia Tenggara ini menuturkan 6 inovasi yang harus terus dikembangkan oleh pengusaha bisnis digital di Indonesia.

Pertama, inovasi harus mengandung unsur keterbukaan. Selalu lakukan rilis terhadap produk baru dan segala hal teknis yang berkaitan dengan produk ataupun layanan yang ditawarkan tersebut. Rilis ini harus dilakukan secara berkala agar masyarakat selalu diingatkan akan produk atau layanan yang ditawarkan. Apabila ada gangguan secara teknis juga lebih baik dipublikasikan agar masyarakat mengerti bahwa perusahaan sedang berusaha menangani masalah yang sedang dialami konsumen.

Kedua, inovasi adalah tentang manusia. Buat inovasi-inovasi yang menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap individu, layani konsumen dengan lebih personal. Minimal 20 persen dari total waktu kerja di perusahaan digunakan untuk melayani konsumen secara intens. Memberi kemudahan bagi manusia dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari akan membantu perusahaan lebih cepat berkembang. Jika perlu, bentuk sebuah komunitas agar pelanggan merasa dekat dengan perusahaan.

Ketiga, inovasi adalah tentang rangsangan. Buatlah inovasi-inovasi yang merangsang rasa penasaran konsumen. Atur sedemikian rupa agar konsumen tertarik untukmencoba produk baru. Beri rangsangan berupa gambar, video, yang menarik indera konsumen untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan. Google plus adalah salah satu inovasi yang saat ini sedang menimbulkan penasaran konsumen.

Keempat, ... Baca 6 Kiat Kembangkan Inovasi Dalam Bisnis Digital Selanjutnya disini

Kamis, 24 November 2016

Memulai Bisnis Online, Sulitkah?

Memulai Bisnis Online, Sulitkah?



Jika tujuan Anda adalah memulai sebuah bisnis online yang bisa menjadi sandaran dan melebihi pendapatan Anda sekarang, paparan berikut ini bisa jadi artikel yang paling bermanfaat bagi Anda. Berikut ialah beberapa poin yang patut diperhitungkan sebelum memulai bisnis online.

Prioritaskan yang pentingLalu apa yang harus diprioritaskan? Tentu saja tindakan nyata!

Pada awalnya, mulailah dengan bermodal nekat. Jangan terlalu terpaku pada detil yang kurang penting. Dalam menghadapi urusan administrasi, kartu nama, dan pelengkap lainnya yang tidak terlalu krusial.

Jika Anda kebetulan bertemu seseorang yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Anda atau hendak mengunjungi situs Anda, tanyakan alamat email mereka dan tindaklanjutilah dengan proaktif.

Memberikan kartu nama ke orang lain adalah suatu tindakan pasif dan belum tentu efektif kecuali jika Anda memang sudah dikenal luas. Dengan sendirinya orang akan mengerumuni Anda. Namun, tidak semua orang memiliki reputasi seperti itu.

Tugas rutin lainnya yang membuat orang terjebak ialah keharusan untuk mendaftarkan perusahaan atau bentuk entitas usaha Anda ke badan yang berwenang.

Investasi dalam pendidikanTak peduli bidang bisnis apapun yang hendak Anda geluti, Anda tetap harus menyadari bahwa usaha Anda bukan yang pertama. Ada begitu banyak usaha yang mirip atau bahkan sama persis dengan apa yang tengah Anda tekuni sekarang.

Terkadang orang-orang itu menulis apa saja yang telah mereka lakukan untuk mencapai kesuksesan. Dalam banyak kasus, jika usaha mereka bekerjasama dengan usaha Anda, jangan takut untuk menginvestasikan dana ke dalam produk mereka.

Jika Anda amati, banyak pengusaha sukses menginvestasikan sebagian dananya untuk mendidik mereka sendiri dengan mengikuti banyak pelatihan, seminar, dan lokakarya, membeli ebook maupun buku fisik, atau bergabung dalam forum berbayar untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru.

Sebagai aturan umum, ketrampilan paling penting yang bisa Anda pelajari ialah pemasaran. Pemasaran baik secara daring (online) dan offline, apapun bidang usaha Anda, tetap akan berguna.

Ini sama saja dengan belajar menggunakan komputer pertama kali. Bahasa yang kita pelajari tidak sepenting logika yang mendasarinya. Anda bisa menyesuaikan diri dengan bahasa apapun.

Mintalah bantuan

Jika Anda sedikit tertutup, kemungkinan Anda akan merasa malu untuk meminta bantuan. Jangan biarkan hal itu menghalangi Anda meraih keberhasilan. Dengan kata lain, rasakan ketakutan itu dan tetap lakukan bagaimanapun juga. Anda akan menghadapi penolakan. Banyak orang tidak akan menanggapi email, telpon, atau tweet Anda.. Namun tahukah Anda? Itu bukan masalah besar.

Memulai bisnis memang tidak seharusnya mudah. Itulah yang membedakan orang sukses dan kurang sukses. Dengan berbicara baik-baik dan sopan, tidak mustahil kita akan mendapatkan bantuan yang kita minta.

Cara untuk mendapatkan respon ialah mengirimkan sebuah email singkat dan padat. Tulis email dalam 5 kalimat sederhana saja dan jangan bertele-tele.

Terjun dalam komunitas

Apapun ceruk atau sektor bisnis yang Anda geluti, pasti ada sebuah komunitas yang bisa Anda temui di sana. Dan Anda bisa membangun hubungan yang baik dan hangat dengan para anggota komunitas tersebut. Mungkin Anda tidak akan mendapatkan keuntungan berupa materi dalam mengikuti semua kegiatan komunitas ini tetapi itulah investasi dalam jangka panjang berupa hubungan tulus dan bermakna dengan sebanyak mungkin orang. Orang-orang yang kita kenal dalam sebuah komunitas bebas ini sering menjadi orang-orang yang mendukung kita saat mendirikan sebuah usaha.

Kini komunitas manapun yang Anda ikuti, pastikan Anda memberikan kontribusi positif pada mereka. Lebih dari sekadar hubungan bisnis yang dangkal, Anda bisa menjalin kerjasama yang langgeng dengan orang-orang ini.

Sebaiknya tidak tinggalkan pekerjaan Anda sekarang

Terdengar kontradiktif bagi Anda? Bagaimana mungkin bisa kita menjalankan bisnis sendiri tanpa meninggalkan pekerjaan kita sekarang? Jawabannya ialah semua hal membutuhkan penyesuaian agar bisa terjadi. Termasuk mendirikan bisnis. Tekad Anda mungkin sudah bulat untuk berwirausaha tetapi jika Anda terjun tanpa perhitungan sama sekali, Anda hanya akan kalah dan kembali mencari pekerjaan.

Anda akan menghadapi banyak kisah orang yang berhenti dari pekerjaan mereka sebelum berbisnis sendiri, tetapi mereka memiliki alasan yang kuat untuk itu.

Orang-orang yang gagal karena mereka tidak berhasil menghasilkan uang untuk menyokong diri mereka sendiri dalam fase usaha rintisan yang efisien biasanya tidak menuliskan kegagalan-kegagalan mereka untuk bisa dipelajari lebih lanjut. Dan karena tidak terdokumentasi dengan baik itulah, mereka menjadi tidak terdengar. Akan lebih baik jika kita berhenti dari pekerjaan kantor yang sekarang tetapi sebaiknya jangan lakukan hingga Anda telah memiliki sistem penyokong yang kuat, berupa tabungan jika skenario terburuk (usaha baru bangkrut) benar-benar terjadi. (sumber)


Baca Tips Pebisnis Online Lainnya

Senin, 21 November 2016

Hal-hal yang Harus Ada di Blog Bisnis

Hal-hal yang Harus Ada di Blog Bisnis




Blog bukan monopoli anak muda yang ingin menuangkan idenya, atau para pebisnis online yang ingin menjaring konsumen sebanyak-banyaknya dengan berlomba agar bisa tampil di halaman pertama mesin pencari. Blog bisa digunakan untuk usaha-usaha rintisan untuk tujuan yang lebih bersifat membangun bisnis dalam jangka panjang. Sayang banyak pemilik usaha rintisan yang belum memahami arti penting blog dalam membantu perkembangan bisnis mereka. Selain itu, mereka belum menemukan bagaimana gaya penulisan dalam blog, topik apa yang harus diangkat agar banyak dikunjungi, dan sebagainya.

Jika Anda salah satu dari banyak pemilik usaha rintisan yang belum menyadari pentingnya blog, kini saatnya Anda mengubah asumsi tersebut  Mark Suster, seorang entrepreneur yang menekuni permodalan ventura, memaparkan beberapa alasan kenapa sebuah usaha rintisan sebaiknya menulis blog.

Berbagai hal manfaat

Salah satu tren yang tidak pernah habis ialah semangat berbagi kebaikan. Dalam dunia blog, orang-orang saling berlomba satu sama lain untuk memberikan informasi yang memiliki nilai bagi pembaca. Blog terbaik adalah blog yang sanggup menyajikan infomasi paling bernilai dengan cepat di lamannya. Namun, jangan khawatir karena saat Anda banyak memberi, Anda akan makin banyak menerima.

Membangun interaksi dengan pelanggan
Dengan menulis blog, akan terbangun sebuah komunikasi dua arah. Bayangkan Anda membuat sebuah status di jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter, seperti itulah blog. Semua bisa berkomentar, menambah, membenarkan, atau menyanggah mengenai topik tulisan yang Anda buat. Perbedaannya hanyalah post (konten blog) dalam sebuah blog lebih panjang dan rinci daripada status di Facebook atau Twitter. Ini menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi Anda yang kurang terbiasa menuangkan ide dalam bentuk tulisan.

Namun, jangan khawatir. Jika Anda merasa kesulitan tuangkan ide dalam bentuk tulisan, Anda bisa mencari alternatif yang lebih sesuai kepribadian Anda. Kalau Anda suka memotret, mungkin Anda bisa memberikan konten dalam bentuk foto-foto yang bisa diberi sedikit penjelasan. Kalau Anda suka berbicara, cobalah lakukan podcasting. Podcasting pada dasarnya adalah menulis blog tetapi dalam bentuk format audio (biasanya mp3) yang bisa diunduh gratis dan didengarkan orang di berbagai perangkat yang kompatibel. Suka gabungan audio dan visual? Suguhkan konten video dalam blog usaha Anda. Pengunjung akan lebih bisa memiliki bayangan yang jelas tentang apa usaha yang Anda miliki. Singkatnya, Anda bisa melakukan blogging tanpa harus terpaku dengan format tulisan. Berkreasilah! Inilah yang membedakan blog dari situs perusahaan yang kaku.

Membentuk audiens
Dengan memiliki blog, usaha Anda akan memiliki audiens tersendiri. Jika Anda bisa menghasilkan ide-ide yang orisinal dan benar-benar memecahkan masalah yang mereka hadapi, audiens ini akan dengan sendirinya menganggap Anda sebagai sebuah authority, seorang praktisi atau ahli yang berpengalaman dan pendapatnya patut dijadikan acuan. Usaha Anda secara otomatis juga akan terderek. Produk Anda akan terimbas secara positif oleh authority yang didapat dari pengunjung blog. Audiens yang setia pada akhirnya bisa berubah menjadi pelanggan yang setia.

Mengkomunikasikan visi
Usaha Anda masih baru dan blog bisa digunakan sebagai alat untuk menyampaikan visi usaha ke sebanyak-banyaknya orang. Bukan hanya menyampaikan dengan cara yang konvensional, tetapi juga dalam berbagai cara yang lebih menyenangkan bagi pengunjung atau konsumen potensial. Orang akan lebih suka membaca sebuah blog yang menggunakan ragam bahasa yang ramah dan akrab seperti pembicaraan santai dari teman ke teman daripada ragam bahasa resmi yang digunakan dalam dokumen-dokumen. Visi akan dapat lebih tersampaikan dengan menggunakan pengetahuan atas karakter dan kesukaan pembaca.

Mempengaruhi industri
Bidang industri di mana usaha rintisan Anda bergerak bisa terpengaruh oleh pendapat-pendapat yang disampaikan dalam blog. Tentu pendapat tersebut bukan sembarang pendapat  tetapi memiliki dasar-dasar yang jelas dan masuk akal berdasarkan pengalaman, pengamatan langsung dan sebagainya. Dan sebagaimana yang dikatakan sebelumnya, sebuah pengaruh yang signifikan dalam bidang usaha  bisa dibangun salah satunya dari blog yang berisi pemikiran dan gagasan yang tiada duanya.

Menjual produk atau layanan
Bukan suatu hal yang baru lagi bahwa blog bisa dijadikan sebagai alat pemasaran yang efektif. Namun, tidak semua orang bisa menjual lebih banyak dalam blog mereka. Diperlukan kehati-hatian karena sebagian besar orang terjebak untuk berpromosi terlalu banyak di dalamnya. Kembali ke poin pertama, Anda bisa menarik untung jika Anda sudah berbagi hal yang berguna dengan orang lain. Tempatkan diri Anda sebagai seorang pengunjung blog. Apakah Anda senang jika dihujani dengan konten yang bernada mendesak untuk membeli produk atau menggunakan jasa? Untuk mencegah orang lari dari blog Anda, berikan konten yang bermanfaat, misalnya menerbitkan konten yang relevan dengan kebutuhan mereka, memungkinkan komunikasi dua arah (jawab komentar pembaca),  dan sebagainya. Jika Anda menjelaskan betapa pentingnya nilai produk atau jasa Anda dalam membuat kehidupan mereka menjadi lebih baik, peluang mereka untuk menggunakan produk atau jasa Anda akan makin besar.

Sederhana saja, cukup Anda tulis tentang bidang industri yang usaha Anda tekuni sekarang. Contohlah Mint.com. Di masa-masa awalnya, mereka bertujuan untuk menciptakan sebuah situs yang mewadahi pelanggan mereka. Kini mereka menjadi pemimpin dalam hal gagasan serta memiliki produk yang berdesain cantik. Mereka membuat  tautan inbound tentang topik yang menarik lebih banyak pengunjung ke situs mereka. Ketiklah “personal financial management” dalam Google dan Anda bisa temukan Mint.com di halaman pertama.

Hal lain yang patut diperhatikan saat menulis blog untuk usaha rintisan adalah temukan segmen yang bisa Anda jadikan target. Pilih dengan seksama kira-kira siapa saja yang paling berpeluang membeli produk atau jasa Anda. Lalu buat blog dengan konten yang bermanfaat bagi mereka dengan gaya yang mereka sukai. (sumber)

Baca Tips Pebisnis Online di Ayopreneur

Jumat, 18 November 2016

Menemukan Konsumen di Jejaring Sosial

Menemukan Konsumen di Jejaring Sosial



Jejaring sosial bisa jadi sebuah alat pemasaran tanpa biaya yang paling efektif. Akan tetapi, kemudahan ini tidak datang begitu saja. Untuk bisa menjadikan jejaring sosial sebagai sebuah alat yang efektif dalam membantu berkembangnya usaha kita, diperlukan strategi yang efektif, waktu yang relatif lama, dan energi yang tidak sedikit.

Hal apa saja yang bisa Anda lakukan untuk bisa menjaring lebih banyak konsumen potensial di luar sana? Berikut paparan kiat dari Jeffrey Carr, seorang dosen marketing di New York University seperti dirangkum dari Entrepreneur.com, tentang bagaimana cara mendapatkan lebih banyak konsumen lewat jejaring sosial.

Kiat 1: Bersabar
Carr menggarisbawahi kenyataan bahwa masih banyak orang yang beropini bahwa membangun nama dan reputasi di jejaring sosial adalah perkara mudah dan bisa dilakukan dalam waktu singkat. Ini tidak sesederhana mengetikkan beberapa kata untuk update, lalu dengan sendirinya nama Anda akan dikenal banyak orang, dan menuai banyak pelanggan atau relasi baru.

Sebetulnya, lanjut Carr, diperlukan waktu yang relatif lama dan usaha yang berkelanjutan untuk bisa membangun kredibilitas di dunia maya. Dan Anda harus mendedikasikan waktu sedikit demi sedikit setiap hari untuk bisa muncul dan dikenal lebih banyak orang. Jika Anda menggunakan Twitter, maka Carr menyarankan untuk memiliki sebuah blog atau situs sebagai landing page. Landing page ini berfungsi sebagai ‘rumah’ bagi semua aktivitas bisnis kita di dunia maya karena jejaring sosial biasanya memiliki keterbatasan untuk bisa memuat aktivitas kita. Lain lagi jika Anda fokus ke Facebook. Anda harus menentukan berapa banyak waktu dan frekuensi untuk bisa memutakhirkan status atau berinteraksi dengan para pengunjung laman Facebook Anda.

Kiat 2: Berikan manfaat
Dalam membangun nama dan kredibilitas di jejaring sosial untuk menjaring konsumen, diperlukan pula nilai/ manfaat yang bisa ditawarkan kepada pengunjung. Berikan konten gratis yang bermanfaat, yang berupa informasi atau pesan yang berguna bagi orang yang membaca. Baik di Twitter, Facebook, atau blog, Anda memberikan konten yang memiliki manfaat bagi para pengunjung situs yang membaca.

Isu berikutnya yang harus menjadi perhatian bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang ingin menggunakan jejaring sosial secara efektif ialah bagaimana bisa mengemas informasi yang bermanfaat tersebut dengan tampilan yang semenarik mungkin bagi pengunjung.

Kiat 3: Bersikap selektif
Dalam belantara jejaring sosial, sering orang mengalami disorientasi. Mereka kurang mengenali karakteristik dari setiap layanan jejaring sosial dan secara membabi buta membombardir dengan informasi yang sesungguhnya kurang bermanfaat bagi pengguna jejaring sosial tersebut. Kita bisa ambil contoh misalnya Facebook dan LinkedIn.

Keduanya, meski sama-sama layanan jejaring sosial, memiliki target audiens yang berbeda. Facebook lebih menyasar untuk kalangan muda yang suka berinteraksi, sementara LinkedIn lebih menjurus kepada kaum profesional yang ingin memperluas jaringan bisnis.

Menurut techcrunch.com, jejaring sosial juga mengenal dominasi di tiap teritori yang berbeda. Friendster masih mendominasi di wilayah Filipina. Orkut memiliki basis pengguna setia di India dan Brazil. Hi5.com populer di Amerika Latin, kecuali Brazil. Facebook mendominasi Australia, Indonesia, Amerika Utara (AS dan Kanada), sebagian Amerika Selatan. Sementara China menjadi pusat dominasi QQ. MySpace masih bercokol di AS. Pengguna internet di Korea Selatan menyukai jejaring sosial Cyworld. Di Asia Tengah, jumlah pengguna Maktoob sangat tinggi. Dan Jepang disesaki oleh pengguna Mixi. Untuk itulah, Anda harus pintar-pintar memilih, dan tidak sembarang menggunakan jejaring sosial tanpa mengetahui jejaring sosial mana yang menjadi ‘sarang’ berkumpulnya para konsumen potensial Anda. (sumber)


Baca Tips Pebisnis Online di Ayopreneur

Selasa, 15 November 2016

Cara Membuat Nama Domain yang Menarik

Cara Membuat Nama Domain yang Menarik



Memilih nama domain yang baik sangat penting bagi keberhasilan bisnis Anda. Nama domain situs bisa memiliki dampak besar. Logikanya sama seperti pemilihan lokasi gerai usaha. Jika Anda membuka gerai di lokasi strategis, maka bisnis Anda akan ramai pengunjung. Hal yang sama berlaku untuk nama domain. Berikut adalah enam hal yang harus dimiliki nama domain agar bisnis Anda mendatangkan keuntungan maksimum.

1. Berkesan
Sebuah nama domain yang baik harus diingat. Memang sih, ada fungsi “bookmark” di internet. Tapi faktanya banyak orang tidak memanfaatkan fungsi tombol bookmark ini. Oleh karena itu, pastikan nama domain Anda mudah diingat. Namanya harus mudah dan berkesan, serta tegas.  Hindari kompleksitas dan hindari inisial atau singkatan.

2. Singkat
Dua puluh karakter adalah maksimal. Akan lebih baik jika hanya sepuluh. Nama domain yang panjang dan rumit akan menyulitkan orang lain. Nama domain idealnya kurang dari sepuluh karakter, nama domain yang baik berkarakter antara 10 hingga 20 karakter.

3. Ekstensi yang tepat
Ada beberapa ekstensi domain yang tersedia, .com untuk badan usaha komersial, .net untuk penyedia jaringan ISP, .org untuk lembaga organisasi, .edu untuk institusi pendidikan, .mil untuk lembaga militer, dan .int untuk internasional. Ekstensi tertentu berfungsi lebih baik daripada yang lain, tergantung kebutuhan. Ekstensi .com sejauh ini tetap merupakan ekstensi yang paling dan paling banyak digunakan. Ekstensi terbaik ke dua adalah .net.

4. Mudah dieja
Nama domain yang susah dieja akan menyulitkan Anda dan pelanggan Anda. Sebuah nama domain yang baik harus berisi kata-kata yang mudah diucapkan, memiliki kombinasi kata atau huruf yang baik, umum digunakan sehari-hari, dan tidak mengandung kata-kata yang sama sekali asing.

5. Deskriptif
Sebuah nama domain yang baik harus bersifat deskriptif. Dengan kata lain, ketika pengunjung Anda, pelanggan, atau pelanggan potensial melihat nama domain Anda, mereka langsung segera tahu alamat itu merujuk pada usaha apa.

6. Tidak menggunakan simbol

Jangan membuat nama domain yang mengandung angka atau tanda hubung. Bahkan jika nama domain itu mudah diingat, orang justru biasanya tidak akan memperhatikan simbol-simbol.  (sumber)


Baca Tips Pebisnis Online Lainnya di Ayopreneur